| Subscribe | Twitter | Download software and mp3 | Pharmacist Forum's | Entalphi's Blog |
Latest News

Phacer's - Perjalanan Ke Puncak Suroloyo

Sabtu, 16 Mei 2009 , Posted by bhogey at 21:13


Share


Seminggu yang lalu tepatnya hari sabtu pagi tanggal 9 Mei 2009, saya mengikuti sebuah kegiatan yah bisa dinamakan pelantikan keanggotaan dan kepengurusan suatu organisasi yang tidak biasa.
Saya mengikuti sebuah oraganisasi yang baru tebentuk belum lebih dari satu tahun. Organisassi tersebut bernama Phacer's.

Apa itu Phacer's?!
Phacer's adalah kependekan dari Pharmacy Backpacker Study Club. Terbentuk pada tanggal 1 November 2008 di puncak merapi. Pendirinya sendiri terdiri dari 15 Mahasiswa S1 Farmasi UII dan 1 Mahasiswa Profesi Apoteker UII yang kini sudah lulus. Jabatan Teratas dari Phacer's adalah Dewan Penasihat, dilanjutkan dengan Jendral kemudian Sekretaris Jendral dan terdapat 5 devisi yaitu Devisi Ekspedisi, Edukasi, HRD, Banker dan Ekspose.
Phacer's bukanlah Pecinta Alam. Phacer's sendiri adalah suatu kelompok yang berorientasikan pada pengaplikasian ilmu yang didapat di bangku kuliah ke alam. Bersahabat dengan tanaman-tanaman obat, membudidayakannya, melakukan penelitian, yah yang serba berbau tanaman obat dah.

Pada Pelantikan sabtu kemarin, kami para anggota baru melalukan perjalanan yang sangat melelahkan dengan berjalaan kaki menuju puncak suralaya di daerah kulon progo. Kami melakukan perjalanan tersebut dimulai dari jam 8.30, dan sampai pada tujuan pada jam 17.00. Berapa kilometernya kami kurang tahu, yang jelas jauh sekali. Sudah lama saya ingin melakukan pendakian-pendakian seperti ini, namun baru kali inilah saya pertama mendaki.hha. asyik kok.

Sesampai di puncak, kami langsung berbaring merenggangkan otot kaki. Sempat tidur seraya menunggu kelompok lain tiba. Malamnya kami berdiskusi tentang phacer's sendiri dan sebagian besar dari kami di beri nama julukan,hha. Saya sendiri si beri nama Ponari,hha. Ga jelas kenapa gitu. Banyak nama-nama lainnya yang gokil seperti coner (cocot neroko), cobo (cocot bosok), sapong (sapi ompong), dan banyak lainnya.. Cerita di balik nama-nama mereka pun lucu-lucu.

Kemudian setelah diskusi selesai, kami bersiap untuk tidur. Gila, dingin banget disana cuy. Kami tidur cuma bersekatkan mantel yang sering terbuka ketika ketiup angin. Tapi untungnya saya tidur diantara dua manusia,hha.
Besoknya pulang jalan kaki lagi namun menempuh jalur yang berbeda, lumayan deket.

Yah sudah deh sampe disitu aja cerita kali ini,hho.

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Poskan Komentar